Adab Menuntut Ilmu

Adab Menuntut Ilmu

Adzab dan Nikmat Kubur

Kitab : “Adzab dan Nikmat Kubur” Syaikh Husain bin ‘Audah Al ‘Awaisyah hafidzahulloh
Pemateri : Ustadz Abdurrohman Toyyib Lc, hafidzahulloh
Tempat : Masjid Al-Amin Surabaya (Semampir Tengah 3A no 25)
Waktu : Ahad, 23 Sya’ban 1429 H/24 Agustus 2008 M

Ketika kematian itu tiba, seseorang telah sampai kepada ajalnya, maka akan terjadi salah satu diantara dua kemungkinan bagaimanakah kematian itu akan menghampirinya, apakah dengan suatu hal yang membuat ruh ini kelak berdo’a agar dipercepat kiamat agar segera mendapatkan kenikmatan abadi yang telah dijanjikan oleh Rabbul ’alamin atau justru berdo’a agar jangan dipercepat kiamat karena adzab neraka yang telah menunggunya.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda tentang hamba yang mukmin di alam kubur, ”…maka dia (hamba mukmin) berkata: ”Ya Allah percepatlah hari kiamat!! Agar aku bisa kembali ke harta dan keluargaku !!….” Sedangkan tentang orang yang kafir atau fajir, beliau bersabda, ”Kemudian dibukakan baginya pintu Neraka dan dihamparkan baginya permadani dari Neraka, dia berkata: ”Ya Rabbku janganlah Engkau Jadikan hari Kiamat !!!” (HR. Abu Dawud, Al-Hakim, Ahmad, dan lainnya).

Lalu apakah kita belum juga menyadari dan membayangkan betapa keras adzab Allah azza wa jalla kepada orang yang berdo’a demikian ? Perhatikanlah dengan apa yang telah dikatakan oleh seorang sahabat yang merupakan salah satu dari empat Khulafaur Rasyidin, ’Utsman bin ’Affanradliyallahu’anhu, yang diriwayatkan dari Hani hamba sahaya ’Utsman bin ’Affan, beliau berkata: ”Utsman radliyallahu’anhu menangis jika berdiri di sisi kuburan, hingga jenggotnya basah. Dikatakan kepadanya: ’Anda tidak menangis ketika disebutkan Surga dan Neraka, dan ketika disebutkan kubur Anda menangis,’ Beliau berkata: ’Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: ”Kuburan adalah tempat pertama dari kehidupan akhirat, jika seorang selamat darinya, maka (kehidupan) setelahnya akan lebih mudah, dan jika seseorang tidak selamat darinya, maka (kehidupan) setelahnya akan sulit. ” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Sumber : alqiyamah.wordpress.com

01. Adzab dan Nikmat Kubur

02. Adzab dan Nikmat Kubur

03. Adzab dan Nikmat Kubur, Tanya Jawab


Beriman dengan Takdir Allah

Beriman dengan Takdir Allah

Biografi Imam Ahmad bin Hambal

Biografi Imam Ahmad bin Hambal


Ciri Khas Islam

Materi : Ciri Khas Islam
Pemateri : Ustadz Abdurrohman Toyyib Lc, -hafidzahulloh-
Tempat : Masjid Al-Ukhuwah Surabaya (Bendul Mrisi Utara 5 No 15)
Waktu : Ahad, 10 Muharram 1429 H / 4 April 2010 (09:00 – Dzuhur)

Sumber: Radio al Hikmah Surabaya via alqiyamah.wordpress.com

Ciri Khas Islam

Membongkar Akar Kesesatan Teroris – Khowarij

Rekaman kajian akbar hari Ahad, 31 Januari 2010, bersama al Ustadz al Fadhil Abdurrahman Thayyib as Salafy, Lc. hafizhahullah yang berlangsung di Ma’had al Ukhuwwah, Sukoharjo, Surakarta. Kajian ini mengambil tema yang cukup menarik, yaitu “ MEMBONGKAR AKAR KESESATAN KAUM TERORIS KHOWARIJ”, sebuah kajian yang berbobot dan sangat ilmiah serta bantahan yang memuaskan untuk menjelaskan umat tentang hakikat dan bahaya serta ciri-ciri kaum Khowarij (baca: Teroris), baik dalam masalah aqidah, manhaj, pengkafiran, muamalah dengan pemerintah, berhukum dengan selain hukum Allah, jihad, loyalitas dengan orang kafir, dan sebagainya.

Sumber : salafiyunpad.wordpress.com

Membongkar Akar Kesesatan Teroris – Khowarij 01

Membongkar Akar Kesesatan Teroris – Khowarij 02

Sifat Puasa Nabi

Faidah yang dapat dipetik dari pembahasan ceramah mp3:

1. Bulan yang suci, bulan yang penuh berkah (Ramadhan) tidak bisa mensucikan seseorang yang berada di dalamnya, kecuali seseorang tersebut benar-benar memanfaatkan bulan tersebut untuk beribadah dan amal shalih yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
2. Manusia diciptakan oleh Allah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala, salah satunya adalah ibadah wajib berpuasa di bulan Ramadhan.
3. Suatu amalan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam adalah tertolak, begitu pula dengan berpuasa, seorang muslim harus mencontoh bagaimana sifat puasa Nabi shallallahu’alaihi wa sallam.
4. Puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta jima’ dan hal-hal yang membatalkan puasa dengan niat ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala dimuali dari terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari.
5. Hukum puasa Ramadhan adalah wajib ’ain bagi orang yang baligh dan berakal, dia mampu untuk berpuasa dan muqim (bermukim ditempat tinggalnya). Dan khusus bagi wanita, bahwa dia harus suci dari haid dan nifas
6. Puasa di bulan Ramadhan waktunya ditentukan dengan melihat awal hilal (bulan), bukan dengan hisab. Dan jika terhalang melihat hilal ketika tanggal 29, maka digenapkan 30 hari sya’ban, baru esoknya 1 Ramadhan (dimulai puasa). Ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam.
7. Wajib untuk niat berpuasa pada malam hari yang keesokkan harinya akan berpuasa. Dan niat tidak perlu di ucapkan/lafadzkan, seperti mengatakan ”Nawaitu…dst” karena hal ini tidak pernah dicontohkan oleh Nabi.
8. Bulan dimana diturunkannya al-Quran adalah bulan Ramadhan, yakni pada malam lailatul qodar. Malam lailatul qadr terletak pada malam sepuluh hari terakhir (khususnya yang ganjil), bukan pada malam 17 Ramadhan sebagaimana yang populer di masyarakat dengan sebutan malam Nuzulul Qur’an.
9. Pada bulan Ramadhan maka dibukakan pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu jahannam, dan syaithon-syaithon akan dibelenggu.
10. Kewajiban-kewajiban seorang muslim di bulan Ramadhan: (1). Seorang muslim wajib tetap menjaga sholat lima waktu, dan untuk laki-laki (menurut pendapat yang kuat) diwajibkan sholat berjamaah di masjid. (2). Betul-betul menjaga puasa kita agar tidak hilang/berkurang pahala puasa kita, misalnya mengucapkan perkataan kotor/dusta, hanya bermain games seharian, dsb.
11. Diantara sunnah-sunnah dalam berpuasa adalah: (1). Makan sahur, waktunya yang paling utama adalah diakhirkan yaitu sekitar 50 ayat sebelum shubuh (sekitar 30 menit). Waktu sahur adalah sampai terbit fajar atau ketika adzan shubuh, bukan sampai 10 menit sebelum shubuh sebagaimana yang populer di masyarakat kita dengan imsyak. (2). Berbuka dan menyegerakannya. Yang paling utama adalah memulai berbuka dengan kurma (terlebih lagi Ruhtob, yaitu kurma yang masih setengah matang). (3). Berdoa sesaat sebelum berbuka puasa, karena pada waktu tersebut adalah waktu yang mustajab (terkabulkan), yaitu dengan doa yang diajarkan oleh Nabi, ”Dzahabadh dhomaa-u wabtallatil ’uruuqu wa tsabatal ajru insyaAllah”.(4). Membaca al-Quran, mempelajarinya baik cara membacanya dengan benar atau tafsirnya. (5). Banyak-banyak bershodaqoh.
12. Diantara hal-hal yang dibolehkan/ tidak membatalkan puasa seorang yang berpuasa adalah: (1). Lupa makan dan minum, dan ketika ingat dilanjutkan berpuasanya tanpa mengqodho’ puasanya hari tersebut dihari yang lain. (2). Muntah tanpa sengaja. Dan dia tidak perlu mengqodho’nya. (3). Mimpi basah disiang hari (tanpa sengaja). (4). Mandi janabah, haid, atau nifas setelah terbit fajar juga diperbolehkan. (5). Berkumur atau menghirup dari hidung ketika berwudlu. (6). Memakai pasta gigi (odol). (7). Memakai tetes air mata dan sejenisnya. (8). Menelan ludah sendiri. (9). Menggunakan oksigen bagi yang terkena penyakit asma. (10). Mandi/ mengguyur air ke kepala, walaupun dengan tujuan meringankan rasa haus atau panasnya siang hari. (11). Memakai minyak wangi. (12). Berbekam.

Tanya Jawab (temukan jawabannya di ceramah mp3).

1. Bagaimana tentang keutamaan 10 hari dibulan Ramadhan ?
2. Bagaimana kiat-kiat agar bisa mempelajari agama ini dengan benar ?
3. Bagaimana jika kita lupa berniat untuk berpuasa keesokan harinya ?
4. Bagaimana jika berniat puasa senin-kamis pada paginya bukan pada malam hari sebelumnya?
5. Bolehkah sahur hanya dengan minum air ?
6. Apakah menentukan awal hilal itu dengan ru’yah lokal atau global ?
7. Bagaimanakah hukumnya jika menangis, dan air matanya masuk ke mulut ?
8. Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan hilal ? apa yang menyebabkan awal-awal berpuasa kaum muslimin terkadang berbeda harinya?
9. Bagaimana hukumnya jika seorang wanita mendapatkan haid ketika menjelang berbuka/ sebelum adzan maghrib ?
10. Bagaimanakah ciri-ciri malam lailatul qadr ?
11. Apakah jika marah batal puasanya ?
12. Apakah seorang laki-laki boleh mencukur jenggotnya bila telah lebih dari segenggam (yang dipotong kelebihannya dari segenggam, bukan dari pangkal)?
13. Apa hikmah dari puasa Ramadhan dan apa manfaatnya ?

Sumber : http://maramissetiawan.wordpress.com

Sifat Puasa Nabi

Ushul Fiqh

2. Ushul Fiqh poin 09

3. Ushul Fiqh poin 11

4. Ushul Fiqh poin 12

4. Usulus Shunnah poin 07

5. Ushul Fiqh poin 14

6. taqdir & ru’yatullah

Kajian Kitab Ushulul Sunnah – Imam Ahmad Bin Hambal

Sumber : Kajian.net