Adab Menjaga Sunnah

Adab Menjaga Sunnah 1

Adab Menjaga Sunnah 2

Adab Walimah dalam Islam

Adab Walimah dalam Islam 1

Adab Walimah dalam Islam 2

Apa Itu Islam, Iman dan Ihsan

Pembahasan Kitab Arbain An-Nawawi, Hadist ke II tentang Islam, Iman dan Ihsan, hadist

dari Umar radhiallahuanhu juga dia berkata : Ketika kami duduk-duduk disisi Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat putih dan berambut sangat hitam, tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh dan tidak ada seorangpun diantara kami yang mengenalnya. Hingga kemudian dia duduk dihadapan Nabi lalu menempelkan kedua lututnya kepada kepada lututnya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) seraya berkata: “ Ya Muhammad, beritahukan aku tentang Islam ?”, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam : “ Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah (Tuhan yang disembah) selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan pergi haji jika mampu “, kemudian dia berkata: “ anda benar “. Kami semua heran, dia yang bertanya dia pula yang membenarkan. Kemudian dia bertanya lagi: “ Beritahukan aku tentang Iman “. Lalu beliau bersabda: “ Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk “, kemudian dia berkata: “ anda benar“. Kemudian dia berkata lagi: “ Beritahukan aku tentang ihsan “. Lalu beliau bersabda: “ Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatnya, jika engkau tidak melihatnya maka Dia melihat engkau” . Kemudian dia berkata: “ Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan kejadiannya)”. Beliau bersabda: “ Yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya “. Dia berkata: “ Beritahukan aku tentang tanda-tandanya “, beliau bersabda: “ Jika seorang hamba melahirkan tuannya dan jika engkau melihat seorang bertelanjang kaki dan dada, miskin dan penggembala domba, (kemudian) berlomba-lomba meninggikan bangunannya “, kemudian orang itu berlalu dan aku berdiam sebentar. Kemudian beliau (Rasulullah) bertanya: “ Tahukah engkau siapa yang bertanya ?”. aku berkata: “ Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui “. Beliau bersabda: “ Dia adalah Jibril yang datang kepada kalian (bermaksud) mengajarkan agama kalian “.

(Riwayat Muslim)

Apa Itu Islam, Iman dan Ihsan

Bagaimana Mendidik Anak

Bagaimana Mendidik Anak 1

Bagaimana Mendidik Anak 2


Bahaya Syiah Terhadap Islam

Bahaya Syiah Terhadap Islam 1

Bahaya Syiah Terhadap Islam 2

Bahaya Syiah Terhadap Islam 3

Berbakti Kepada Orang Tua

Berbakti Kepada Orang Tua

Berbakti Kepada Orang Tua

Bersemilah Ramadhan

Bersemilah Ramadhan 1

Bersemilah Ramadhan 2

Bersemilah Ramadhan 3

Bersemilah Ramadhan 4

Bersemilah Ramadhan 5

Bersemilah Ramadhan 6

Bersemilah Ramadhan 7

Bersemilah Ramadhan 8

Buhul Cinta

Tema Kajian : Buhul Cinta – Upaya Menjalin Cinta Hingga ke Surga
Pemateri : Ustadz Armen Halim Naro Rohimahullah
Tempat : Masjid Al Barkah – Radio Rodja

Kehidupan rumah tangga yang dipenuhi onak dan duri serta fitnah yang bertubi-tubi membutuhkan buhul-buhul yang akan mengikat cinta dua insan dalam mengarungi mahligai rumah tangga,sehingga akan terus terjalin cinta suci yang akan dibawa bersama mereka hingga ke Surga.

Apakah Buhul- buhul tersebut? simaklah kajian yang penuh manfaat ini, semoga bermanfaat untuk kita dan menjadi tambahan pahala untuk beliau rohimahullah.

Text dari : http://moslemsunnah.wordpress.com
Sumber : RadioRodja.com

Buhul Cinta 1

Buhul Cinta 2

Buhul Cinta 3

Curahan Hati Sang Ibu Untuk Anaknya

Tema : Curahan hati Sang Ibu dalam sepucuk surat untuk anaknya
Pemateri : Ustadz Armen Halim Naro Rahimahullah

Lokasi : Masjid Al Barkah Cileungsi

Dalam Kajian ini al ustadz – Rahimahullah – berupaya mengungkapkan curahan hati seorang Ibu dalam sepucuk surat yang beliau tujukan untuk anaknya yang sudah berangkat dewasa, dalam sepucuk surat tersebut tergambar begitu besarnya kasih dan sayang seorang ibu untuk anaknya dan begitu besar harapannya agar sang anak berada dalam kebaikan dalam setiap keadaan,hal ini bisa menggugah dan mengingatkan kita akan jasa besar Ibu-ibu kita dalam mendidik dan membesarkan kita.

Di akhir kajian ini ustadz juga berupaya menggambarkan ungkapan hati seorang anak dalam menjawab surat ibunya tersebut yang berisi penyesalan dirinya yang telah menyia-nyiakan Ibunya serta keinginan kuat darinya untuk bisa membahagiakan sang Ibu dimasa udzurnya.semoga ini bisa menjadi motivasi kita untuk kembali menjadikan ibu kita sebagai ladang untuk menggapai surga-Nya.

Sumber : RadioRodja.com

Curahan Hati Sang Ibu Untuk Anaknya

Doa Istikharah

Tema : Syarah Doa Itikharah

Pembicara : Ustadz Armen Halim Naro Rohimahulloh

Bahasan kajian berikut adalah syarah dari hadits :

Dari Jabir bin Abdillah Radhiallahu’anhu berkata: Adalah Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam mengajari kami shalat Istikharah untuk memutuskan segala sesuatu, sebagaimana mengajari surah Al-Quran. Beliau bersabda: Apabila seseorang di antara kamu mempunyai rencana untuk mengerjakan sesuatu, hendaknya melakukan shalat sunnah (Istikharah) dua rakaat, kemudian bacalah doa ini.

Untuk penjelasan lebih lengkap tentang doa tersebut silahkan dengar kajian berikut. Semoga bermanfaat bagi kita semua

Sumber : RadioRodja.com

Doa Istikharah

Duka di Negeri Nestapa

Duka di Negeri Nestapa 1

Duka di Negeri Nestapa 2

Fiqh Khuluq

Fiqh Khuluq 1

Fiqh Khuluq 2

Hak & Kewajiban Suami Istri

Hak & Kewajiban Suami Istri 1

Hak & Kewajiban Suami Istri 2

Hakekat Kebahagiaan

Hakekat Kebahagiaan

Hukum Meminta-Minta

(الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنَ الْيَدِ السُّفْلَى وَالْيَدُ الْعُلْيَا الْمُنْفِقَةُ وَالسُّفْلَى السَّائِلَةُ) متفق عليه “Tangan yang di atas lebih baik dibanding tangan yang di bawah, tangan yang di atas adalah tangan pemberi, sedangkan tangan yang di bawah adalah tangan peminta”. (Muttafaqun ‘Alaih). Pemateri : Ustadz Armen Halim Naro, Lc. Rahimahullah. Sumber : Radio Hang FM Batam – http://www.hang106.or.id

Hukum Meminta-Minta

Hukum Qurban

Hukum Qurban 1

Hukum Qurban 2

Hukum Qurban 3

Ilmu & Dajjal

a.ilmu & Dajjal-Salam

b.ilmu & Dajjal 25

c.Ilmu & Dajjal 43

d.Ilmu & Dajjal 82

Jalan Kelapangan dalam Mencari Rezeki

Jalan Kelapangan dalam Mencari Rezeki

Jangan Dekati Zina

Jangan Dekati Zina 1

Jangan Dekati Zina 2

Jangan Dekati Zina 3

Jilbab Wanita Muslimah

Jilbab Wanita Muslimah 1

Jilbab Wanita Muslimah 2

Jilbab Wanita Muslimah 3

Kedermawanan Si Fakir

Tema : Kedermawanan Sang Fakir, Faidah dari Siroh Sahabat Ulbah bin Zaid

Pembicara : Ustadz Armen Halim Naro Rohimahulloh

Tema kali ini adalah “Kedermawanan Sang Fakir”, kita semua pasti merasa heran kenapa? sang fakir dermawan, karena biasanya yang dermawan itu hanyalah bagi orang-orang yang kaya. Inilah sebuah cerita sahabat yang disampaikan dengan sanad yang shohih sehingga kita harus mempercayainya. Untuk selengkapnya bisa dengarkan di rekaman kajian mp3 berikut ini.

Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk memahami arti dari amal sebenarnya yang akan diterima Allah.

Sumber : RadioRodja.com

Kedermawanan Si Fakir


Kehidupan Dunia atau Akhirat

Kehidupan Dunia atau Akhirat 1

Kehidupan Dunia atau Akhirat  2

Kehidupan Istri-Istri Rasulullah

Kehidupan Istri-Istri Rasulullah 1

Kehidupan Istri-Istri Rasulullah 2

Kembali Kepada Hukum Allah & Menjauhi Bid’ah

Kembali Kepada Hukum Allah & Menjauhi Bid’ah 1

Kembali Kepada Hukum Allah & Menjauhi Bid’ah 2

Kembali Kepada Ulama

Sebuah daurah yang membahas kepada ruju kepada ulama bersama Ustadz Armen Halim Naro rohimahumullah, Ustadz Muhammad Nur Ihsan, Aspri Rahmad Azai.

a.Kembali Kepada Ulama – Muhammad Nur Ihsan

b.Kembali Kepada Ulama – Aspri Rahmat Azai

c.Kembali Kepada Ulama

d.Kembali Kepada Ulama

e.Kembali Kepada Ulama

Kesan Berkembangnya Bid’ah

Kesan Berkembangnya Bid’ah

Kisah Juraij

Kisah Juraij 1

Kisah Juraij 2

Kisah Juraij 3

Kumpulan Ibroh dalam Menggapai Hidayah

Tema: Kumpulan Ibroh dalam Menggapai Hidayah

Pemateri: Ustadz Armen Halim Naro rahimahullah

Ada banyak jalan dalam menggapai hidayah. Diantaranya adalah dengan mengambil pelajaran dari sejarah umat-umat terdahulu. Dan yang terbaik dari sejarah dan kisah orang-orang terdahulu, adalah orang-orang yang telah disucikan oleh Allah dan dibanggakan Rasul-Nya shallallahu alaihi wasallam, dari kalangan Sahahbat, Tabi’in dan Tabiut Tabi’in.

Allah Ta’ala berfirman:

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah.” (QS At-Taubah [9] : 100).

Dan keridhaan Allah adalah mengikuti perjalanan mereka.

Dalam kajian ini, Ustadz Armen rahimahullah menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari para Sahabat yang telah belajar langsung dari Nabi shallallahu alaihi wasallam. Diantaranya beliau menukil kisah dua orang sahabat yang mendapatkan hidayah dengan jalan yang berbeda, yang darinya patut untuk diambil pelajran.

Yang pertama adalah kisah Umair bin Wahb al-Jumahi yang dengan segala persiapannya datang menemui Nabi shallalahu alaihi wasallam untuk membunuh beliau, lalu hidayah datang kepadanya sehingga ia pun mengucapkan dua kalimat syahdat di hadapan Nabi shallallahu alaihi wassalam.

Yang kedua adalah kisah Tufail bin Amr ad-Dausi, seorang penyair kawakan pemimpin suku Daus yang akhirnya masuk Islam karena keindahan bahasa Al-Qur’an dan kebenaran yang dikandungnya, yang dibacakan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Bagaimana kedua kisah itu berlangsung serta hikmah dan pelajaran apa yang terkandung di dalamnya? Silahkan simak selengkapnya pada kajian berikut ini.

Sumber : RadioRodja.com

Kumpulan Ibroh dalam Menggapai Hidayah

Laki-laki Pemimpin Atas Wanita

Laki-laki Pemimpin Atas Wanita 1

Laki-laki Pemimpin Atas Wanita 2

Marhaban ya Ramadhan

Keutamaan Ramadhan

Saudaraku, telah datang kepada kita bulan Ramadhan, musim kebaikan, musim penggandaan ganjaran dan pemberian hadiah besar-besaran, dibukakannya pintu-pintu kebaikan. Bulan diturunkannya al-Qur`an, didalamnya petunjuk, penerangan untuk manusia.

Nash dari al-Qur`an dan hadits sangat banyak menerangkan keutamaan dan kemuliaannya, di antaranya adalah:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ketika datang Ramadhan, dibukalah pintu surga dan ditutuplah pintu neraka dan dibelenggulah syaithan.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dibukanya pintu surga karena banyaknya amal ibadah pada waktu itu sebagai pendorong bagi yang beramal, dikunci pintu surga karena sedikitnya maksiat yang dilakukan, dan dibelenggu syaithan sehingga mereka tidak leluasa sebagaimana leluasanya mereka pada bulan lainnya.

Saudaraku, bertemunya kita dengan Ramadhan merupakan nikmat yang agung. Dengan bulan itu, kita dapat kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari perbuatan maksiat kepada ketaatan, dari lalai kepada mengingat-Nya, dari jauh dari-Nya kepada dekat dengan-Nya.

Armen Halim Naro
(Pustaka Darul Ilmi)

Sumber : http://moslemsunnah.wordpress.com

Marhaban ya Ramadhan 01

Marhaban ya Ramadhan 02

Masalah Haid dan Istihadhoh

Masalah Haid dan Istihadhoh 1

Masalah Haid dan Istihadhoh 2

Memahami Dari Mana Datangnya Rezeki

Memahami Dari Mana Datangnya Rezeki 1

Memahami Dari Mana Datangnya Rezeki 2

Mendulang hikmah dari perang hunain

Mendulang hikmah dari perang hunain

Meneladani Ummu Ismail

Meneladani Ummu Ismail 1

Meneladani Ummu Ismail 2

Nasehat Ibu

Nasehat Ibu 1

Nasehat Ibu 2

Nasihat Untuk Tholabul Ilmi

Nasihat Untuk Tholabul Ilmi 1

Nasihat Untuk Tholabul Ilmi 2

Nu’minus Sa’ah

Nu’minus Sa’ah

Penyimpangan Terhadap Agama Allah

Alhamdulillah, dengan izin-Nya kami hadirkan kepada pengunjung setia moslemsunnah, sebuah rekaman dauroh yang di sampaikan oleh Al-Ustadz Abu Muhammad Armen Halim Jasman rahimahullah dengan tema merujuk kepada sebuah kitab yang di tulis oleh Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafizhahullah yang terdiri dari tiga risalah/makalah

1. Kesahihan hadits iftiraaqul ummah
2. Firqah-firqah sesat di dalam islam
3. Aqidah salaf ahlussunnah wal jama’ah

Pada kesempatan ini Ustadz membahasa makalah yang ke dua “Firqah-firqah sesat di dalam islam”. Insya Allah akan di-upload rekaman pada makalah pertama dan ke tiga.

Sumber : moslemsunnah.wordpress.com

Penyimpangan Terhadap Agama Allah

Peran Istri Dalam Mewujudkan Suami yang Shaleh

Tema : Peran Istri Dalam Mewujudkan Suami yang Shaleh
Pemateri : Ustadz Armen Halim Naro Rahimahullah
Tempat : Studio Radio Rodja

Istri memiliki peran yang sangat penting untuk turut membantu sang suami senantiasa diatas keta’atan, bagaimanakah penjelasannya? Silahkan simak kajian berikut.

Sumber : RadioRodja.com

Peran Istri Dalam Mewujudkan Suami yang Shaleh

Perjalanan Hari Akhir

Perjalanan Hari Akhir

Renungan bagi Pecinta Akhirat

Renungan bagi Pecinta Akhirat

Sikap Ghuluw Dalam Beragama

Sikap Ghuluw Dalam Beragam 1

Sikap Ghuluw Dalam Beragam 2

Sikap Terhadap Penguasa Dzalim

Sikap Terhadap Penguasa Dzalim 1

Sikap Terhadap Penguasa Dzalim 2

Solusi Penghalang Wanita untuk Menuntut Ilmu

Sumber : http://audio.assunnah.web.id

Solusi Penghalang Wanita untuk Menuntut Ilmu 1

Solusi Penghalang Wanita untuk Menuntut Ilmu 2


Solusi Permasalahan Rumah Tangga

Solusi Permasalahan Rumah Tangga 1

Solusi Permasalahan Rumah Tangga 2


Suamimu dia Surgamu atau Nerakamu

Tema : Dia Surgamu atau Nerakamu
Pemateri : Ustadz Armen Halim Naro Rahimahullah
Tempat : Masjid Al Barkah Cileungsi

Kedudukan suami bagi seorang istri bisa menjadi sarana untuk menggapai surga namun sebaliknya juga bisa menjadi pendorong menuju neraka.bagaimanakah upaya menjadikan suami menjadi sarana untuk menggapai surgaNya ? simaklah kajian yang bermanfaat ini.

Sumber : RadioRodja.com

Suamimu dia Surgamu atau Nerakamu


Sukses dan Syafaat

Sukses dan Syafaat

Sukses Sesungguhnya

Sukses Sesungguhnya

Suratku Untukmu

Suratku Untukmu 1

Suratku Untukmu 2

Tanda Tanda Hari Kiamat Kecil

Tanda Tanda Hari Kiamat Kecil 1

Tanda Tanda Hari Kiamat Kecil 2

Tanya Jawab

166_Apa maksud hadits ttg kefakiran nyaris membuat kafir

168_Apakah ada keseimbangan antara dunia dan akherat

177_Bagaimana cara menghafal agar tidak sering lupa

178_Bagaimana cara menghindari akhwat yang bukan mahram

184_Bagaimana sikap umat Islam thp tertingggalnya teknologi

185_Bagaimana solusi agar mencari ilmu dien tidak terbengkalai

187_Bagaimana ulama salaf dahulu membagi waktu dalam belajar

198_Kerja memungut sampah apakah halal

200_Seberapa pentingkah bahasa arab utk mempelajari dien

223_Allah bersemayam di atas arsy lalu bgmn dgn Allah turun ke langit dunia

224_Apakah ada sholat tahajjud setelah melakukan sholat tarawih

227_Apakah sama sholat fajar dan sholat sebelum shubuh

228_Bagaimana cara agar semangat berpuasa

231_Bagaimanakah tata cara zakat fitri yg sesuai sunnah

235_Mana yg lebih utama bagi musafir berpuasa atau berbuka

236_Mengapa di masjidil haram sholat tarawih 23 rakaat

Celana Panjang dan Warna Pakaian

Membungkuk dan menutup aurat

Sholat malam,foto,suka mengatur,sholat Dirumah

Tanya Jawab Fitnah Akhir Zaman

Tanya Jawab Fitnah Akhir Zaman

Tentang Bala Hasad

Hasad adalah merasa tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain. Bukanlah definisi yang tepat untuk hasad adalah mengharapkan hilangnya nikmat Allah dari orang lain, bahkan semata-mata merasa tidak suka dengan nikmat yang Allah berikan kepada orang lain itu sudah terhitung hasad baik diiringi harapan agar nikmat tersebut hilang ataupun sekedar merasa tidak suka. Demikianlah hasil pengkajian yang dilakukan oleh Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah. Beliau menegaskan bahwa definisi hasad adalah merasa tidak suka dengan nikmat yang Allah berikan kepada orang lain.

Hasad memiliki banyak bahaya di antaranya:

– Tidak menyukai apa yang Allah takdirkan. Merasa tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain pada hakikatnya adalah tidak suka dengan apa yang telah Allah takdirkan dan menentang takdir Allah.

– Hasad itu akan melahap kebaikan seseorang sebagaimana api melahap kayu bakar yang kering karena biasanya orang yang hasad itu akan melanggar hak-hak orang yang tidak dia sukai dengan menyebutkan kejelekan-kejelekannya, berupaya agar orang lain membencinya, merendahkan martabatnya dll. Ini semua adalah dosa besar yang bisa melahap habis berbagai kebaikan yang ada.
Kesengsaraan yang ada di dalam hati orang yang hasad. Setiap kali dia saksikan tambahan nikmat yang didapatkan oleh orang lain maka dadanya terasa sesak dan bersusah hati. Akan selalu dia awasi orang yang tidak dia sukai dan setiap kali Allah memberi limpahan nikmat kepada orang lain maka dia berduka dan susah hati.

– Memiliki sifat hasad adalah menyerupai karakter orang-orang Yahudi. Karena siapa saja yang memiliki ciri khas orang kafir maka dia menjadi bagian dari mereka dalam ciri khas tersebut. Nabi bersabda, “Barang siapa menyerupai sekelompok orang maka dia bagian dari mereka.” (HR Ahmad dan Abu Daud, shahih)
Seberapa pun besar kadar hasad seseorang, tidak mungkin baginya untuk menghilangkan nikmat yang telah Allah karuniakan. Jika telah disadari bahwa itu adalah suatu yang mustahil mengapa masih ada hasad di dalam hati.

– Hasad bertolak belakang dengan iman yang sempurna. Nabi bersabda, “Kalian tidak akan beriman hingga menginginkan untuk saudaranya hal-hal yang dia inginkan untuk dirinya sendiri.” (HR Bukhari dan Muslim). Tuntutan hadits di atas adalah merasa tidak suka dengan hilangnya nikmat Allah yang ada pada saudara sesama muslim. Jika engkau tidak merasa susah dengan hilangnya nikmat Allah dari seseorang maka engkau belum menginginkan untuk saudaramu sebagaimana yang kau inginkan untuk dirimu sendiri dan ini bertolak belakang dengan iman yang sempurna.

– Hasad adalah penyebab meninggalkan berdoa meminta karunia Allah. Orang yang hasad selalu memikirkan nikmat yang ada pada orang lain sehingga tidak pernah berdoa meminta karunia Allah padahal Allah ta’ala berfirman,

وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. an Nisa’: 32)

– Hasad penyebab sikap meremehkan nikmat yang ada. Maksudnya orang yang hasad berpandangan bahwa dirinya tidak diberi nikmat. Orang yang dia dengki-lah yang mendapatkan nikmat yang lebih besar dari pada nikmat yang Allah berikan kepadanya. Pada saat demikian orang tersebut akan meremehkan nikmat yang ada pada dirinya sehingga dia tidak mau menyukuri nikmat tersebut.

– Hasad adalah akhlak tercela. Orang yang hasad mengawasi nikmat yang Allah berikan kepada orang-orang di sekelilingnya dan berusaha menjauhkan orang lain dari orang yang tidak sukai tersebut dengan cara merendahkan martabatnya, meremehkan kebaikan yang telah dia lakukan dll.

– Ketika hasad timbul umumnya orang yang di dengki itu akan dizalimi sehingga orang yang di dengki itu punya hak di akhirat nanti untuk mengambil kebaikan orang yang dengki kepadanya. Jika kebaikannya sudah habis maka dosa orang yang di dengki akan dikurangi lalu diberikan kepada orang yang dengki. Setelah itu orang yang dengki tersebut akan dicampakkan ke dalam neraka.
Ringkasnya, dengki adalah akhlak yang tercela, meskipun demikian sangat disayangkan hasad ini banyak ditemukan di antara para ulama dan dai serta di antara para pedagang. Orang yang punya profesi yang sama itu umumnya saling dengki. Namun sangat disayangkan di antara para ulama dan para dai itu lebih besar. Padahal sepantasnya dan seharusnya mereka adalah orang-orang yang sangat menjauhi sifat hasad dan manusia yang paling mendekati kesempurnaan dalam masalah akhlak.

***

Oleh: Syaikh Muhammad bin Sholih al ‘Utsaimin
Penerjemah: Ustadz Aris Munandar
Artikel http://www.muslim.or.id

1. Intro

2. Bala Hasad

3. Mengobati Hasad

Untukmu Yang Berjiwa Hanif

Untukmu yang Berjiwa Hanif, bersama Ustadz Armen Halim Naro, rahimahullah.

Kajian yang InsyaAllah akan menyegarkan qolbu kita, menyentuh dan menggetarkan hati kita sehingga lebih peka terhadap nasehat dan perintah Allah, lebih peka terhadap… kondisi manusia yang lemah disekitar kita.

Untukmu Yang Berjiwa Hanif 1

Untukmu Yang Berjiwa Hanif 2

Wanita Muslimah

Wanita Muslimah a.Laki-laki Pemimpin atas Wanita

Wanita Muslimah b.Bagaimana Mendidik Anak

Wanita Muslimah b.Laki-laki Pemimpin atas Wanita

Wasiat Untuk Wanita

Wasiat utk Wanita 1

Wasiat utk Wanita 2

Wasiat utk Wanita 3

Sumber : Kajian.net

Bagaimana Mendidik Anak